Memasukkan flossing ke dalam rutinitas kebersihan mulut harian mungkin terasa menantang bagi sebagian pemula. Seringkali, kita hanya mengandalkan sikat gigi, padahal membersihkan sela-sela gigi adalah kunci utama mencegah gigi berlubang dan penyakit gusi. Artikel ini akan membagikan trik flossing yang mudah diikuti, mengubah kebiasaan yang terasa sulit menjadi bagian tak terpisahkan dari perawatan mulut Anda. Dengan mengikuti trik flossing ini, Anda akan merasakan manfaatnya segera.
Salah satu alasan mengapa banyak orang enggan flossing adalah karena merasa sulit atau tidak tahu teknik yang benar. Namun, sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Langkah pertama dari trik flossing ini adalah memilih jenis benang gigi yang tepat. Ada benang berlilin, tanpa lilin, hingga dental tape. Jika Anda pemula, benang berlilin seringkali lebih mudah digeser di antara gigi yang rapat. Ambil sekitar 45-60 cm benang, lilitkan sebagian besar di jari tengah salah satu tangan, dan sisanya di jari tengah tangan lainnya. Sisakan sekitar 3-5 cm benang untuk bekerja.
Selanjutnya, pegang benang dengan kuat menggunakan ibu jari dan jari telunjuk Anda. Masukkan benang secara perlahan dan hati-hati ke sela-sela gigi dengan gerakan menggeser, jangan menjentikkan benang terlalu keras karena bisa melukai gusi. Setelah benang masuk, bentuk huruf “C” mengikuti kontur salah satu gigi, dan geser benang ke atas dan ke bawah secara lembut, membersihkan permukaan gigi dari garis gusi hingga ujung. Ulangi gerakan yang sama untuk permukaan gigi di sebelahnya. Pindahkan ke bagian benang yang bersih untuk setiap celah gigi berikutnya. Lakukan ini untuk setiap sela gigi di seluruh mulut Anda, termasuk bagian belakang gigi paling terakhir. Waktu terbaik untuk flossing adalah sekali sehari, sebaiknya di malam hari sebelum menyikat gigi, untuk menghilangkan sisa makanan yang menumpuk sepanjang hari.
Untuk membuat kebiasaan flossing lebih mudah, Anda bisa menggunakan cermin saat awal-awal berlatih, atau mendengarkan musik favorit selama dua hingga tiga menit saat flossing. Konsistensi adalah kuncinya. Jangan berkecil hati jika pada awalnya gusi sedikit berdarah; itu normal jika ada plak yang menumpuk. Pendarahan biasanya akan berkurang dalam beberapa hari setelah Anda rutin flossing. Sebuah survei yang dilakukan oleh Klinik Gigi Sehat Sentosa pada 1 Juli 2025 menunjukkan bahwa pasien yang rutin flossing minimal 3 kali seminggu mengalami penurunan pendarahan gusi hingga 80% dalam sebulan. Dengan menerapkan trik flossing ini secara rutin, Anda tidak hanya mencegah masalah gusi dan gigi berlubang, tetapi juga akan mendapatkan napas yang lebih segar dan senyum yang lebih sehat.